PIRAC - Public Interest Research and Advocacy Center
  • Depan
  • Profil PIRAC
    • Tentang PIRAC
    • Struktur Organisasi PIRAC
  • Program Kerja
    • Riset dan Kajian
    • Pelatihan dan Pendampingan
    • Advokasi Kebijakan
    • Kemitraan dan Jaringan
    • Fundraising dan Keberlanjutan
    • Kampanye dan Edukasi
  • Berita Kegiatan
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu

Siaran Pers : Depok Harus Kembali ke Fitrah Keberagaman

August 29, 2026/0 Comments/in Uncategorized/by

SIARAN PERS

Depok Harus Kembali ke Fitrah Keberagaman

Depok, 24 Agustus 2019 – Kota Depok memiliki sejarah multikultural yang sangat panjang. Sayangnya, tidak semua orang memahami hal ini. Sejumlah kelompok masyarakat sipil di Kota Depok, Jawa Barat mencoba mengembalikan kesadaran sejarah ini dengan mengampanyekan keberagaman Depok melalui acara Jalan-jalan Sejarah Keberagaman Depok Tempo Doeloe pada Sabtu, 24 Agustus. “Dari sejarah kita dapat menemukan identitas Kota Depok yang menyejarah sebagai kota yang bukan hanya plural, multikultural tetapi malahan interkultural,” ungkap Sejarahwan JJ Rizal yang terlibat dalam kegiatan ini di Depok, 24 Agustus 2019. “Semoga setelah mengikuti jalan-jalan sejarah ini, peserta bisa membantu mengampanyekan agar Depok insyaf, tidak mendurhakai identitas sejarahnya, dan kembali kepada fitrahnya sebagai kota yang sejatinya kota beragam,” kata Rizal. Acara jalan-jalan sejarah ini diikuti oleh sejumlah pelajar, komunitas, dan masyarakat umum di Kota Depok dan sekitarnya. Para peserta yang mengikuti acara ini diajak untuk menelusuri situs-situs bersejarah di Kota Depok, mulai dari Masjid UI, Rumah Pondok Cina, Gedung Gemeente Bestuur (Kotapraja) Depok, Paal Gedachtenis Aan Chastelein atau yang lebih dikenal dengan Tugu Chastelin, Rumah Presiden Depok, Depoksch Europesche School, Depoksch Kerk, hingga Stichting Cornelis Chastelein. Sejarah mencatat bahwa berita sejarah awal Depok terkait dengan perdagangan Kerajaan Sunda di pedalaman Jawa bagian barat dengan kota bandarnya, Sunda Kelapa. Perdagangan ini memanfaatkan jalur sungai, yaitu Ciliwung. Depok berada di bagian tengah Ciliwung dan menjadi tempat transit para pedagang Cina. Sebab itu ketika pejabat VOC Cornelis Chastelein membeli tanah di Depok secara bertahap pada tahun 1696, ia telah menemukan kehidupan masyarakat lokal dengan orang-orang Cina. Kehidupan ini bertambah beragam karena Chastelein membawa sekitar 150 pekerjanya yang mayoritas dari Makassar dan Bali untuk memulai idenya membangun komunitas pribumi yang religius dan cerdas dalam mengelola kekayaan alam secara mandiri. Dari sinilah interaksi sosial dan budaya antarkelompok yang berbeda suku, bangsa, dan agama menguat serta menjadikan Depok sebagai kota yang multikultural. Identitas Depok yang multikultural inilah yang sebaiknya terus diingat dan dirawat oleh generasi muda. Acara ini merupakan upaya mengampanyekan keberagaman Kota Depok. Koordinator Acara #DepokBeragam Nor Hiqmah mengatakan, selain acara jalan-jalan sejarah, masyarakat sipil yang tergabung dalam gerakan #DepokBeragam juga menyelenggarakan flasmoob tarian Maumere dan Cokekan dengan berbagai baju daerah untuk menunjukkan keberagaman ini nyata adanya. Pada akhir kegiatan jalan-jalan ada serangkaian diskusi dari tokoh masyarakat Depok yang menceritakan tentang keberagaman kota Depok tempo dulu dan sekarang. “Pada kegiatan ini kami ingin menunjukan bahwa keberagaman di Depok tidak hanya ada dalam sejarah pembentukannya namun masih ada sampai sekarang dalam praktek keseharian masyarakatnya, kegiatan ini untuk mengingatkan masyarakat bahwa Depok dibangun dari relasi kultural yang harmonis di antara kelompok masyarakat yang berbeda,” kata Hiqmah. Kegiatan ini diselenggarakan dengan dukungan dan kepanitian bersama dari berbagai masyarakat sipil di Depok yang ingin Depok tetap menjadi Kota multikultural. “Depok didirikan oleh banyak tangan yg berbeda agama, suku, budaya dan ras, yg mewariskan keharmonisan hidup dalam keberagaman, jadi mari kita jaga agar Depok tetap beragam dulu, kini dan nanti” tegas Dariah Suhaedi dari Gerakan Indonesia Kita (GITA) salah satu organisasi yang bergabung dalam kepanitiaan #DepokBeragam. Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Depok yang terlibat dalam gerakan kampanye ini diantaranya Gerakan Indonesia Kita (Gita), Solidaritas Anak Bangsa (SABANG), Jaringan Gusdurian Depok, Komunitas Sejarah Depok, Komunitas Tanah Baru, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Inklusif, DPD PAKIN Depok, Desantara, Warna Indonesia, Komunitas Bambu, LBH Depok , Migran Care, Search for Common Ground (SFCG) dan Public Research & Advocacy Center (PIRAC) *** Narahubung: · Nor Hiqmah – 08159508292 (Koordinator kegiatan #DepokBeragam) · Dariah – 0858 86217606 (Wakil Koordinator kegiatan #DepokBeragam) Twitter: @depokberagam IG: depokberagam FP: Depokberagam
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on Pinterest
  • Share on LinkedIn
  • Share on Tumblr
  • Share on Vk
  • Share on Reddit
  • Share by Mail
https://pirac.org/wp-content/uploads/2026/09/logo_PIRAC_web_200px.png 0 0 https://pirac.org/wp-content/uploads/2026/09/logo_PIRAC_web_200px.png 2026-08-29 00:55:552026-08-29 00:55:55Siaran Pers : Depok Harus Kembali ke Fitrah Keberagaman
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search Search

Recent Posts

  • Merajut Kolaborasi, Mendanai Masa Depan: Inovasi Filantropi untuk Pendidikan Indonesia
  • Potret Asa Lebah Sempage : Di Tengah Realitas, Warga Menjaga Harapan akan Hidup yang Lebih Sejahtera
  • Suara dari Pakisrejo Harapan Masyarakat untuk Keluar dari Kemiskinan
  • Aliansi Filantropi Desak Pemerintah Lindungi, Bukan Batasi, Sumbangan Bencana
  • Menuju Era Baru Filantropi: Saatnya Regulasi Usang Penggalangan Dana Berubah

Recent Comments

    Archives

    • August 2026
    • May 2026
    • April 2026
    • February 2026
    • December 2025
    • September 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • November 2024
    • October 2024
    • June 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • October 2023
    • July 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • January 2023
    • June 2022
    • August 2021
    • September 2020
    • June 2020
    • December 2019
    • October 2019
    • September 2019
    • August 2019
    • July 2019
    • April 2019
    • March 2019
    • February 2019
    • January 2019
    • December 2018
    • October 2018
    • April 2018
    • November 2016
    • August 2016
    • June 2016
    • May 2016
    • November 2015
    • October 2015
    • September 2015
    • October 2014
    • April 2014
    • March 2014
    • February 2014
    • December 2013
    • November 2013
    • October 2013
    • August 2013
    • June 2013
    • February 2013
    • December 2012
    • November 2012
    • October 2012
    • September 2012
    • August 2012
    • July 2012
    • June 2012
    • May 2012
    • April 2012
    • February 2012
    • January 2012

    Categories

    • Kemitraan dan Jaringan
    • Uncategorized

    Tentang PIRAC

    Organisasi independen yang menyediakan jasa penelitian, pelatihan, konsultasi, advokasi, dan penyebaran informasi di bidang filantropi, serta mobilisasi sumber daya, dan penguatan organisasi masyarakat sipil di Indonesia.

    ENFOLD L.A.

    1818 N Vermont Ave
    Los Angeles, CA, United States

    (555) 774 433

    LA@enfold-startup.com

    ENFOLD Detroit

    4870 Cass Ave
    Detroit, MI, United States

    (555) 389 976

    detroit@enfold-startup.com

    Sitemap

    • About PIRAC
      • Contact Us
      • Program and Activity
      • Research And Study
        • An Evidence-Based Behavior Change Roadmap in Manggarai Regency, East Nusa Tenggara
        • Breaking the Chain of Extreme Poverty
    • Berita Kegiatan
    • Contact
    • Contact
    • Depan
    • Kontak Kami
    • Manajemen PIRAC
      • Pengurus PIRAC
    • News
    • Our Story
    • Pricing
    • Products
    • Products
    • Profil PIRAC
      • Struktur Organisasi PIRAC
      • Tentang PIRAC
    • Program Kerja
      • Advokasi Kebijakan
      • Fundraising dan Keberlanjutan
      • Kampanye dan Edukasi
        • Buku PIRAC
        • Siaran Pers
      • Kemitraan dan Jaringan
      • Pelatihan dan Pendampingan
      • Riset dan Kajian
        • Baseline Study Collective Care Fund Project
        • Dari Peta Sosial ke Aksi Nyata: Riset OMS dalam Memperluas Akses Air Bersih dan Sanitasi
        • Komunikasi yang Menggerakkan: Peta Jalan Perubahan Perilaku Berbasis Bukti di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur
        • Memutus Rantai Kemiskinan Ekstrem
        • Menuju Indonesia Bebas TBC: Riset sebagai Fondasi Strategi OMS Kesehatan yang Berkelanjutan
        • Riset Aksi dan Peran Lembaga Filantropi Dalam Pencapaian SDGs di Indonesi
        • Riset Mengenai Kesiapan Exit Strategy Program Mitra PT Indofood
        • Riset Pemetaan Potensi Filantropi Pendukung Program Bantuan Hukum untuk Warga Miskin dan Kelompok Rentan
        • Riset Pemetaan Potensi Lembaga Filantropi untuk Mendukung Pendidikan di Indonesia
        • Studi Doing Good Index 2024
        • Studi Pemetaan Solidaritan Sosial dan Kemanusiaan di Era Pandemi Covid19
        • Studi Pemetaan Sosial Kondisi Masyarakat di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat
    • Sample Page
    • Syarat dan Ketentuan
    © Copyright - PIRAC - Public Interest Research and Advocacy Center - Enfold WordPress Theme by Kriesi
    Link to: Da’i Melek Hukum ala Baitul Maal Hidayatullah Link to: Da’i Melek Hukum ala Baitul Maal Hidayatullah Da’i Melek Hukum ala Baitul Maal Hidayatullah Link to: Pers Release : Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Koperasi SELERA Link to: Pers Release : Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Koperasi SELERA Pers Release : Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Koperasi SELERA
    Scroll to top Scroll to top Scroll to top