PIRAC - Public Interest Research and Advocacy Center
  • Depan
  • Profil PIRAC
    • Tentang PIRAC
    • Struktur Organisasi PIRAC
  • Program Kerja
    • Riset dan Kajian
    • Pelatihan dan Pendampingan
    • Advokasi Kebijakan
    • Kemitraan dan Jaringan
    • Fundraising dan Keberlanjutan
    • Kampanye dan Edukasi
  • Berita Kegiatan
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu

PIRAC dan Dompet Dhuafa Gelar “Panen Raya Lele Komunitas Lansia RW 08” di Bekasi

August 29, 2026/0 Comments/in Uncategorized/by

SIARAN PERS

PIRAC dan Dompet Dhuafa Gelar “Panen Raya Lele Komunitas Lansia RW 08” di Bekasi: Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Berkelanjutan di Perkotaan

BEKASI, 26 Mei 2025 – Public Interest Research and Advocacy Center (PIRAC) bersama Layanan Kesehatan Cuma-cuma Dompet Dhuafa (LKC DD), dengan dukungan penuh dari Irish Aid, hari ini sukses menyelenggarakan kegiatan “Panen Raya Lele Komunitas Lansia RW 08”. Acara monumental ini menandai puncak keberhasilan program “GERAK CEPAT: Gerakan Kesehatan dan Pemberdayaan Ciketing Terpadu” yang telah berjalan di RW 08, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi. Dikenal luas sebagai “Kebun Gizi Komunitas Lansia RW 08”, inisiatif ini telah menjadi simbol nyata dari semangat gotong royong masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan lokal melalui budidaya sayuran dan ikan lele yang terintegrasi.

 

Panen raya kali kedua ini bukan sekadar perayaan atas hasil kerja keras komunitas, melainkan juga sebuah momentum strategis untuk mengapresiasi capaian luar biasa Kebun Gizi Komunitas Lansia RW 08. Lebih jauh, kegiatan ini dirancang untuk mendorong keberlanjutan inisiatif yang telah terbukti memberikan dampak positif. Tujuan utamanya adalah memperkuat semangat kemandirian pangan di tingkat komunitas, memperkenalkan potensi produk lokal yang dihasilkan oleh lansia kepada masyarakat luas, serta membuka pintu kolaborasi yang lebih besar untuk pengembangan usaha kecil berbasis komunitas lansia.

Acara yang penuh inspirasi ini dilangsungkan di lokasi Kebun Gizi dan Kolam Lele, Folder RW 08, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, dan berlangsung meriah dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pejabat pemerintah daerah, perwakilan mitra donor, hingga masyarakat setempat, menambah semarak dan makna kegiatan ini.

Melalui program “GERAK CEPAT”, lahan terbatas yang sebelumnya kurang dimanfaatkan di RW 08 kini telah dioptimalkan secara cerdas untuk budidaya tanaman produktif, khususnya sayuran, dan perikanan lele. Pendekatan terintegrasi ini tidak hanya berkontribusi secara langsung pada peningkatan ketersediaan pangan lokal yang sehat dan segar, tetapi juga secara fundamental memperkuat peran lansia sebagai agen aktif dalam pembangunan komunitas mereka sendiri. Para lansia, yang seringkali dianggap kelompok rentan, kini menjadi garda terdepan dalam upaya menciptakan kemandirian pangan.

Transformasi Komunitas Melalui Program “GERAK CEPAT”

Program “Kebun Gizi Komunitas Lansia RW 08” lahir dari kebutuhan mendesak untuk mengatasi tantangan ketahanan pangan di wilayah perkotaan padat seperti Ciketing Udik. Kawasan ini, layaknya banyak area urban lainnya, menghadapi keterbatasan lahan yang signifikan, akses sumber daya yang tidak selalu mudah, serta minimnya pilihan sumber pangan sehat dan terjangkau bagi warganya. Dalam konteks ini, inisiatif lokal yang mendorong produksi pangan mandiri menjadi sangat krusial.

Dampak dari inisiatif ini melampaui sekadar pemenuhan kebutuhan pangan. Kebun Gizi Komunitas Lansia telah menjadi ruang produktif yang dinamis, tempat para lansia dapat berinteraksi, berbagi pengetahuan, dan menjaga kesehatan fisik serta mental mereka melalui aktivitas berkebun dan beternak. Ini juga telah membangun solidaritas komunitas yang kuat, di mana antarwarga saling mendukung dan belajar bersama. Secara ekonomi, hasil panen lele dan sayuran telah terbukti berpotensi menjadi sumber tambahan pendapatan yang signifikan bagi keluarga lansia, sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal dalam skala mikro.

“Kami melihat perubahan luar biasa pada para lansia di sini,” ujar Ninik Annisa, Direktur PIRAC. “Mereka tidak hanya mendapatkan manfaat gizi dari hasil panen, tetapi juga menemukan kembali semangat dan produktivitas. Ini adalah bukti nyata bahwa pemberdayaan berbasis komunitas dapat menciptakan dampak yang multidimensional.”

Keberhasilan Kebun Gizi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang di masa depan. PIRAC dan LKC DD berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan program melalui peningkatan kapasitas budidaya, efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta diversifikasi produk olahan berbasis lele. Selain itu, upaya promosi dan pemasaran yang strategis akan terus digencarkan untuk memperluas jangkauan manfaat, meningkatkan nilai jual produk, dan membangun kesadaran masyarakat yang lebih luas terhadap pentingnya pangan lokal yang sehat dan berkelanjutan.

Rangkaian acara “Panen Raya Lele Komunitas Lansia RW 08” dirancang secara komprehensif untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Kegiatan dimulai dengan proses registrasi peserta yang tertib pada pukul 08.30 WIB, menandakan antusiasme yang tinggi dari para undangan dan masyarakat. Setelah pembukaan resmi acara dan sesi khidmat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan inspiratif disampaikan oleh Ibu Ninik Annisa selaku Direktur PIRAC, yang menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dan semangat gotong royong. Kemudian, Bapak Rojali, Ketua RW 08, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan dan semangat warganya.

Puncak acara adalah sesi Talkshow interaktif yang mengangkat tema krusial “Sinergi dan Inspirasi untuk Ketahanan Pangan Perkotaan”. Sesi ini menghadirkan panelis-panelis terkemuka yang mewakili berbagai sektor: Bapak Usep Sudharma Wijaya, SE., Lurah Ciketing Udik, dan Bapak H. Cecep Miftah Farid, S.STP, M.M., Camat Bantar Gebang, yang akan memaparkan dukungan dan visi pemerintah daerah. Ibu Firly Maharani dari LKC Dompet Dhuafa akan mengulas keterkaitan erat antara ketahanan pangan, gizi, dan kesehatan masyarakat. Ibu Ninik Annisa, Direktur PIRAC, akan berbagi pengalaman dan pembelajaran dari implementasi program.

“Talkshow ini adalah jantung dari kegiatan kami hari ini,” jelas Bapak Mustari, Ketua POKDAAN RW 08. “Kami ingin menciptakan dialog yang konstruktif antara komunitas, pemerintah, dan mitra untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan di perkotaan.”

Setelah sesi talkshow yang mencerahkan, kegiatan dilanjutkan dengan momen yang paling ditunggu: panen ikan lele bersama. Warga RW 08, terutama Komunitas Lansia, bersama dengan perwakilan mitra donor dan mitra kerja, secara simbolis melakukan panen ikan lele dari kolam-kolam gizi.

Secara keseluruhan, kegiatan panen lele Kebun Gizi Komunitas Lansia ini adalah sebuah model inspiratif yang menunjukkan bagaimana inisiatif lokal dapat menghasilkan pangan, sekaligus memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan yang signifikan bagi komunitas lansia, masyarakat sekitar, dan upaya peningkatan ketahanan pangan di wilayah perkotaan. Ini adalah langkah nyata dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri, berdaya, dan sejahtera, serta menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengadopsi pendekatan serupa.

Komitmen Keberlanjutan dan Harapan ke Depan

Rangkaian kegiatan pelatihan pembuatan media tanam untuk kebun gizi dan pembibitan ikan lele dari nol yang mendahului panen raya ini diharapkan telah memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi komunitas lansia RW 08. Dengan peningkatan keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh, diharapkan para lansia semakin berdaya dalam mengelola kebun gizi mereka serta lebih mandiri dalam kegiatan budidaya ikan lele.

Kesimpulannya, inisiatif untuk mengadakan pelatihan paralel seiring dengan kegiatan panen lele merupakan langkah yang sangat strategis. Hal ini tidak hanya memeriahkan acara panen, tetapi juga memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi komunitas lansia melalui peningkatan kapasitas dan potensi pengembangan diri serta ekonomi. Kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat dari PIRAC, LKC Dompet Dhuafa, dan Irish Aid untuk mendukung lansia agar tetap aktif, produktif, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Kami berharap bahwa keberhasilan Kebun Gizi Komunitas Lansia RW 08 ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain di seluruh Indonesia. Dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak swasta, ketahanan pangan di perkotaan dapat ditingkatkan, menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berdaya.

Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on Pinterest
  • Share on LinkedIn
  • Share on Tumblr
  • Share on Vk
  • Share on Reddit
  • Share by Mail
https://pirac.org/wp-content/uploads/2026/09/logo_PIRAC_web_200px.png 0 0 https://pirac.org/wp-content/uploads/2026/09/logo_PIRAC_web_200px.png 2026-08-29 00:56:252026-08-29 00:56:25PIRAC dan Dompet Dhuafa Gelar “Panen Raya Lele Komunitas Lansia RW 08” di Bekasi
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search Search

Recent Posts

  • Merajut Kolaborasi, Mendanai Masa Depan: Inovasi Filantropi untuk Pendidikan Indonesia
  • Potret Asa Lebah Sempage : Di Tengah Realitas, Warga Menjaga Harapan akan Hidup yang Lebih Sejahtera
  • Suara dari Pakisrejo Harapan Masyarakat untuk Keluar dari Kemiskinan
  • Aliansi Filantropi Desak Pemerintah Lindungi, Bukan Batasi, Sumbangan Bencana
  • Menuju Era Baru Filantropi: Saatnya Regulasi Usang Penggalangan Dana Berubah

Recent Comments

    Archives

    • August 2026
    • May 2026
    • April 2026
    • February 2026
    • December 2025
    • September 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • November 2024
    • October 2024
    • June 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • October 2023
    • July 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • January 2023
    • June 2022
    • August 2021
    • September 2020
    • June 2020
    • December 2019
    • October 2019
    • September 2019
    • August 2019
    • July 2019
    • April 2019
    • March 2019
    • February 2019
    • January 2019
    • December 2018
    • October 2018
    • April 2018
    • November 2016
    • August 2016
    • June 2016
    • May 2016
    • November 2015
    • October 2015
    • September 2015
    • October 2014
    • April 2014
    • March 2014
    • February 2014
    • December 2013
    • November 2013
    • October 2013
    • August 2013
    • June 2013
    • February 2013
    • December 2012
    • November 2012
    • October 2012
    • September 2012
    • August 2012
    • July 2012
    • June 2012
    • May 2012
    • April 2012
    • February 2012
    • January 2012

    Categories

    • Kemitraan dan Jaringan
    • Uncategorized

    Tentang PIRAC

    Organisasi independen yang menyediakan jasa penelitian, pelatihan, konsultasi, advokasi, dan penyebaran informasi di bidang filantropi, serta mobilisasi sumber daya, dan penguatan organisasi masyarakat sipil di Indonesia.

    ENFOLD L.A.

    1818 N Vermont Ave
    Los Angeles, CA, United States

    (555) 774 433

    LA@enfold-startup.com

    ENFOLD Detroit

    4870 Cass Ave
    Detroit, MI, United States

    (555) 389 976

    detroit@enfold-startup.com

    Sitemap

    • About PIRAC
      • Contact Us
      • Program and Activity
      • Research And Study
        • An Evidence-Based Behavior Change Roadmap in Manggarai Regency, East Nusa Tenggara
        • Breaking the Chain of Extreme Poverty
    • Berita Kegiatan
    • Contact
    • Contact
    • Depan
    • Kontak Kami
    • Manajemen PIRAC
      • Pengurus PIRAC
    • News
    • Our Story
    • Pricing
    • Products
    • Products
    • Profil PIRAC
      • Struktur Organisasi PIRAC
      • Tentang PIRAC
    • Program Kerja
      • Advokasi Kebijakan
      • Fundraising dan Keberlanjutan
      • Kampanye dan Edukasi
        • Buku PIRAC
        • Siaran Pers
      • Kemitraan dan Jaringan
      • Pelatihan dan Pendampingan
      • Riset dan Kajian
        • Baseline Study Collective Care Fund Project
        • Dari Peta Sosial ke Aksi Nyata: Riset OMS dalam Memperluas Akses Air Bersih dan Sanitasi
        • Komunikasi yang Menggerakkan: Peta Jalan Perubahan Perilaku Berbasis Bukti di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur
        • Memutus Rantai Kemiskinan Ekstrem
        • Menuju Indonesia Bebas TBC: Riset sebagai Fondasi Strategi OMS Kesehatan yang Berkelanjutan
        • Riset Aksi dan Peran Lembaga Filantropi Dalam Pencapaian SDGs di Indonesi
        • Riset Mengenai Kesiapan Exit Strategy Program Mitra PT Indofood
        • Riset Pemetaan Potensi Filantropi Pendukung Program Bantuan Hukum untuk Warga Miskin dan Kelompok Rentan
        • Riset Pemetaan Potensi Lembaga Filantropi untuk Mendukung Pendidikan di Indonesia
        • Studi Doing Good Index 2024
        • Studi Pemetaan Solidaritan Sosial dan Kemanusiaan di Era Pandemi Covid19
        • Studi Pemetaan Sosial Kondisi Masyarakat di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat
    • Sample Page
    • Syarat dan Ketentuan
    © Copyright - PIRAC - Public Interest Research and Advocacy Center - Enfold WordPress Theme by Kriesi
    Link to: Visitasi Pendampingan PIRAC bagi Organisasi Masyarakat Sipil di Papua Link to: Visitasi Pendampingan PIRAC bagi Organisasi Masyarakat Sipil di Papua Visitasi Pendampingan PIRAC bagi Organisasi Masyarakat Sipil di Papua Link to: Yayasan Humanis Luncurkan Dayakita: Komitmen Kolektif untuk Ekosistem Pendanaan Feminis yang Inklusif Link to: Yayasan Humanis Luncurkan Dayakita: Komitmen Kolektif untuk Ekosistem Pendanaan Feminis yang Inklusif Yayasan Humanis Luncurkan Dayakita: Komitmen Kolektif untuk Ekosistem Pendanaan...
    Scroll to top Scroll to top Scroll to top