PIRAC - Public Interest Research and Advocacy Center
  • Depan
  • Profil PIRAC
    • Tentang PIRAC
    • Struktur Organisasi PIRAC
  • Program Kerja
    • Riset dan Kajian
    • Pelatihan dan Pendampingan
    • Advokasi Kebijakan
    • Kemitraan dan Jaringan
    • Fundraising dan Keberlanjutan
    • Kampanye dan Edukasi
  • Berita Kegiatan
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu

Kemendikdasmen Tawarkan Tiga Area Prioritas Investasi Filantropi

August 29, 2026/0 Comments/in Uncategorized/by

Jakarta, 18 November 2025 — Memasuki tahun 2026, Kemendikdasmen telah menetapkan peta jalan program sektoral yang sangat ambisius, yang sekaligus menciptakan peluang emas bagi Klaster Filantropi Pendidikan (KFP) PFI untuk melakukan intervensi yang paling strategis. Dalam presentasinya, Vivi Andriani, S.T., M.Sc., Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kemendikdasmen, menggarisbawahi tiga area prioritas investasi filantropi yang secara langsung akan melengkapi alokasi APBN dan mempercepat pencapaian target nasional.

Menurut Vivi Andriani  Kemendikdasmen tawarkan tiga titik prioritas kritis untuk mendukung target revitalisasi 11.744 sekolah dan sertifikasi guru.  Hal ini selaras denan peta jalan filantropi 2026 yaitu mengisi celah Rp 14,57 untuk program  revitalisasi dan menyelamatkan 703 ribu guru non-ASN.  Tiga prioritas tersebut yaitu :

  • Infrastruktur dan Celah Revitalisasi Satuan Pendidikan
  • Menyelamatkan 703 Ribu Guru Non-ASN
  • Vokasi dan Kesiapan Kerja untuk Anak Tidak Sekolah

Prioritas 1: Infrastruktur dan Celah Revitalisasi Satuan Pendidikan

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran besar untuk Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan, dengan target 11.744 satuan pendidikan yang akan disasar pada tahun 2026, dengan anggaran mencapai Rp14,57 triliun. Program fisik ini memiliki dampak ekonomi yang besar (multiplier effect konservatif mencapai Rp27 triliun) dan menyerap lebih dari 350 ribu pekerja. Namun, karena pemenuhan prasarana di berbagai jenjang harus dilakukan secara bertahap, masih ada ribuan ruang kelas rusak sedang dan berat yang belum ter-APBN-kan.

Di sinilah peran filantropi menjadi krusial. Melalui Partisipasi Semesta Pendidikan Berkelanjutan (PSPB), filantropi dapat berinvestasi dalam Revitalisasi Satuan Pendidikan yang berada di luar target APBN. Lebih penting lagi, filantropi dapat fokus pada pemenuhan prasarana non-fisik dan kebutuhan infrastruktur dasar, yang menjadi prasyarat bagi program mutu.

Vivi Andriani mencontohkan, masih ada 2.890 sekolah yang tidak memiliki sumber listrik dan 268 sekolah yang tidak memiliki akses internet. Investasi pada paket Infrastruktur Digital ini adalah Prioritas Tingkat Tinggi karena tanpa listrik dan internet, program Digitalisasi Pembelajaran yang berfokus pada konten dan pelatihan guru pada tahun 2026 tidak akan efektif. Dengan menyasar 2.890 sekolah tersebut, filantropi dapat memberikan dampak besar karena secara langsung mengatasi kendala akses yang menghambat pelaksanaan program mutu.

Prioritas 2: Menyelamatkan 703 Ribu Guru Non-ASN

Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) guru adalah salah satu Upaya Transformatif Super Prioritas negara. Meskipun pemerintah fokus pada penuntasan Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan kualifikasi guru S1/DIV, skala masalahnya masih sangat besar. Kemendikdasmen mencatat terdapat 1,16 juta guru belum bersertifikasi. Dari jumlah tersebut, 703.089 guru Non-ASN sudah memiliki kualifikasi S1/D4 namun belum mendapatkan sertifikasi. Populasi guru non-ASN ini menghadapi kesulitan dalam mengakses program kualifikasi yang dibiayai pemerintah yang cenderung memprioritaskan kuota ASN/PNS.

Ini adalah celah strategis yang harus diisi oleh filantropi. Melalui Paket Dukungan Pelatihan Guru pada PSPB, filantropi dapat menargetkan 703.089 guru Non-ASN yang merupakan ujung tombak pendidikan namun sering terlewatkan dalam skema pembiayaan formal. Fokus materi pelatihan sebaiknya mencakup penguatan Literasi dan Numerasi (untuk meningkatkan skor AKM) serta pelatihan kompetensi digital seperti Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial, yang menargetkan 62.898 guru pada tahun 2026.

Dukungan finansial untuk sertifikasi atau program pengembangan kompetensi bagi guru non-ASN ini tidak hanya meningkatkan profesionalisme mereka tetapi juga memberikan jaminan kesejahteraan dan keberlanjutan karir, sejalan dengan mandat Restrukturisasi Kewenangan Pengelolaan Guru yang merupakan salah satu Game Changer nasional.

Prioritas 3: Vokasi dan Kesiapan Kerja untuk Anak Tidak Sekolah

Filantropi harus secara agresif mendukung program vokasi untuk mengatasi masalah 2,48 juta Anak Tidak Sekolah (ATS) usia 16-18 tahun. Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW), yang menargetkan 21.510 ATS pada 2026, harus diperkuat.

Selain itu, Kemendikdasmen menargetkan Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi bagi 250.000 siswa SMK pada tahun 2026. Sertifikasi ini adalah upaya fundamental untuk memastikan lulusan memiliki pengakuan kompetensi yang diakui dunia kerja, yang menjawab masalah skill mismatch.

Filantropi korporasi dapat secara hyper-targeted masuk ke program ini:

  1. Mendukung Teaching Factory (TeFa) di 750 SMK pada tahun 2026 dengan menyediakan peralatan modern, mentor industri, atau bahkan jaminan penyerapan lulusan.
  2. Mendanai Biaya Uji Kompetensi bagi siswa SMK dari keluarga kurang mampu.
  3. Memperkuat Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 di sekolah.

Sinergi yang tepat pada tiga prioritas ini—Infrastruktur Digital, Kualifikasi Guru Non-ASN, dan Sertifikasi Vokasi—akan memastikan bahwa kontribusi KFP PFI menghasilkan dampak yang paling tinggi, terukur, dan selaras dengan akselerasi pendidikan inklusif dan berkelanjutan, yang menjadi inti dari kolaborasi pemerintah dan filantropi saat ini. Dengan berinvestasi pada titik kritis ini melalui PSPB, filantropi benar-benar menjadi katalisator bagi transformasi pendidikan nasional.

Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on Pinterest
  • Share on LinkedIn
  • Share on Tumblr
  • Share on Vk
  • Share on Reddit
  • Share by Mail
https://pirac.org/wp-content/uploads/2026/09/logo_PIRAC_web_200px.png 0 0 https://pirac.org/wp-content/uploads/2026/09/logo_PIRAC_web_200px.png 2026-08-29 00:56:312026-08-29 00:56:31Kemendikdasmen Tawarkan Tiga Area Prioritas Investasi Filantropi
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search Search

Recent Posts

  • Merajut Kolaborasi, Mendanai Masa Depan: Inovasi Filantropi untuk Pendidikan Indonesia
  • Potret Asa Lebah Sempage : Di Tengah Realitas, Warga Menjaga Harapan akan Hidup yang Lebih Sejahtera
  • Suara dari Pakisrejo Harapan Masyarakat untuk Keluar dari Kemiskinan
  • Aliansi Filantropi Desak Pemerintah Lindungi, Bukan Batasi, Sumbangan Bencana
  • Menuju Era Baru Filantropi: Saatnya Regulasi Usang Penggalangan Dana Berubah

Recent Comments

    Archives

    • August 2026
    • May 2026
    • April 2026
    • February 2026
    • December 2025
    • September 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • November 2024
    • October 2024
    • June 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • October 2023
    • July 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • January 2023
    • June 2022
    • August 2021
    • September 2020
    • June 2020
    • December 2019
    • October 2019
    • September 2019
    • August 2019
    • July 2019
    • April 2019
    • March 2019
    • February 2019
    • January 2019
    • December 2018
    • October 2018
    • April 2018
    • November 2016
    • August 2016
    • June 2016
    • May 2016
    • November 2015
    • October 2015
    • September 2015
    • October 2014
    • April 2014
    • March 2014
    • February 2014
    • December 2013
    • November 2013
    • October 2013
    • August 2013
    • June 2013
    • February 2013
    • December 2012
    • November 2012
    • October 2012
    • September 2012
    • August 2012
    • July 2012
    • June 2012
    • May 2012
    • April 2012
    • February 2012
    • January 2012

    Categories

    • Kemitraan dan Jaringan
    • Uncategorized

    Tentang PIRAC

    Organisasi independen yang menyediakan jasa penelitian, pelatihan, konsultasi, advokasi, dan penyebaran informasi di bidang filantropi, serta mobilisasi sumber daya, dan penguatan organisasi masyarakat sipil di Indonesia.

    ENFOLD L.A.

    1818 N Vermont Ave
    Los Angeles, CA, United States

    (555) 774 433

    LA@enfold-startup.com

    ENFOLD Detroit

    4870 Cass Ave
    Detroit, MI, United States

    (555) 389 976

    detroit@enfold-startup.com

    Sitemap

    • About PIRAC
      • Contact Us
      • Program and Activity
      • Research And Study
        • An Evidence-Based Behavior Change Roadmap in Manggarai Regency, East Nusa Tenggara
        • Breaking the Chain of Extreme Poverty
    • Berita Kegiatan
    • Contact
    • Contact
    • Depan
    • Kontak Kami
    • Manajemen PIRAC
      • Pengurus PIRAC
    • News
    • Our Story
    • Pricing
    • Products
    • Products
    • Profil PIRAC
      • Struktur Organisasi PIRAC
      • Tentang PIRAC
    • Program Kerja
      • Advokasi Kebijakan
      • Fundraising dan Keberlanjutan
      • Kampanye dan Edukasi
        • Buku PIRAC
        • Siaran Pers
      • Kemitraan dan Jaringan
      • Pelatihan dan Pendampingan
      • Riset dan Kajian
        • Baseline Study Collective Care Fund Project
        • Dari Peta Sosial ke Aksi Nyata: Riset OMS dalam Memperluas Akses Air Bersih dan Sanitasi
        • Komunikasi yang Menggerakkan: Peta Jalan Perubahan Perilaku Berbasis Bukti di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur
        • Memutus Rantai Kemiskinan Ekstrem
        • Menuju Indonesia Bebas TBC: Riset sebagai Fondasi Strategi OMS Kesehatan yang Berkelanjutan
        • Riset Aksi dan Peran Lembaga Filantropi Dalam Pencapaian SDGs di Indonesi
        • Riset Mengenai Kesiapan Exit Strategy Program Mitra PT Indofood
        • Riset Pemetaan Potensi Filantropi Pendukung Program Bantuan Hukum untuk Warga Miskin dan Kelompok Rentan
        • Riset Pemetaan Potensi Lembaga Filantropi untuk Mendukung Pendidikan di Indonesia
        • Studi Doing Good Index 2024
        • Studi Pemetaan Solidaritan Sosial dan Kemanusiaan di Era Pandemi Covid19
        • Studi Pemetaan Sosial Kondisi Masyarakat di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat
    • Sample Page
    • Syarat dan Ketentuan
    © Copyright - PIRAC - Public Interest Research and Advocacy Center - Enfold WordPress Theme by Kriesi
    Link to: Lanskap Pendanaan OMS Indonesia: Antara Ketergantungan Donor dan Urgensi Diversifikasi Link to: Lanskap Pendanaan OMS Indonesia: Antara Ketergantungan Donor dan Urgensi Diversifikasi Lanskap Pendanaan OMS Indonesia: Antara Ketergantungan Donor dan Urgensi Di... Link to: Memperkuat Ekosistem Kebaikan PIRAC Hadir di Indonesia Philanthropy Festival 2025 (FIFest 2025) Link to: Memperkuat Ekosistem Kebaikan PIRAC Hadir di Indonesia Philanthropy Festival 2025 (FIFest 2025) Memperkuat Ekosistem Kebaikan PIRAC Hadir di Indonesia Philanthropy Festival...
    Scroll to top Scroll to top Scroll to top