Categories
Uncategorized

SDG PIPE memberikan Penghargaan Bagi Kontribusi Nyata Kaum Muda untuk Indonesia

“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” – Soekarno

Quote ini bisa kita jadikan refleksi Hari Sumpah Pemuda yang ke-91 dengan tema ‘Bersatu Kita Maju’ sebagai simbol bersatunya semua elemen pemuda bangsa Indonesia dalam mewujudkan visi kepemimpinan Nasional Bangsa yakni SDM unggul. Hal ini sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai oleh SDG PIPE (Sustainable Development Goals Pemuda Indonesia Penggerak Perubahan), sebuah program untuk mengidentifikasi dan mendorong potensi pemuda penggerak perubahan di Indonesia, agar mereka dapat merealisasikan inovasi berdampak sosial di masyarakat.

Fonnyta Amran, Ketua Konsorsium SDG PIPE 2019 mengungkapkan bahwa Indonesia memang dikenal negara yang kaya dengan sumber daya alam maupun manusia yang jumlahnya berlimpah. Namun ia juga masih ditemui banyak masalah di berbagai bidang seperti lingkungan, pendidikan, kesejahteraan maupun kesehatan. Diperlukan pemuda pemuda yang memiliki pemahaman baik terhadap komunitas mereka, kemampuan mengatasi masalah yang inovatif, dan semangat yang tinggi untuk menggerakkan perubahan.

Dalam Awarding SDG PIPE 2019 yang dilakukan di Ruang Komunal Indonesia ini diberikan apresiasi kepada 10 inovasi kategori digital dan nondigital dari berbagai daerah di Indonesia seperti Aceh, Jakarta, Pontianak, Malang, Bali, Papua, Tangerang dan Jawa Tengah. Beberapa inovasinya antara lain sistem pengelolaan sampah secara digital, pemberian bantuan hukum dan emosional bagi korban cyber bullying hingga pemanfaatan daun kelor untuk atasi stunting.

Abri Eko Nuryanto asisten deputi kemitraan dan peghargaan pemuda Kementrian Pemuda dan Olah Raga.

Apresiasi sebesar-besarnya bagi Konsorsium SDG PIPE dan selamat kepada 10 Awardee SDG PIPE 2019 ini. Mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi bagi pemuda Indonesia lainnya untuk bisa berkontribusi bagi Negara sekaligus untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan”. Kata Abri Eko Nuryanto asisten deputi kemitraan dan peghargaan pemuda Kementrian Pemuda dan Olah Raga.

Program SDG PIPE 2019 adalah program kolaborasi Konsorsium SDG PIPE yang terdiri dari Go Global Indonesia, Campaign.com dan PIRAC untuk memberikan apresiasi kepada para inovator muda Indonesia yang sudah memulai gerakan maupun usaha sosial (digital dan non-digital) untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). “Program SDG PIPE mendukung inisiatif pemuda Indonesia untuk mencari solisi dan memberikan berkontribusi pd masyarakat, berbagai inovasi yang berpotensi pada energi terbarukan, lingkungan yang berkelanjutan, peningkatan sumber daya manusia dll untuk kemajuan bangsa Indonesia digagas oleh anak muda. Kami menyebutnya “Kontribusi Kaum Milenial untuk Bangsa” sebagai Changemakers untuk Indonesia.” Ujar Nor Hiqmah dari PIRAC yang merupakan perwakilan dari Konsorsium SDG PIPE.

Program ini juga disponsori oleh Baznas Indonesia, Bank Mandiri, TIFA Foundation, Daya Dimensi Indonesia, Yayasan Sahabat Multi Bintang dan Medco Foundation. Awardee SDG PIPE 2019 menerima kesempatan International Field Training selama 18 hari di Madrid, Spanyol yang akan dilaksanakan pada tanggal 1-18 November 2019, Program inkubasi peningkatan kapasitas oleh tim Campaign.com, Go Global dan PIRAC serta Hibah sebesar Rp10.000.000 (Sepuluh juta rupiah) untuk pengembangan inovasinya.

“Terima kasih saya sampaikan kepada SDG PIPE 2019. Penghargaan dan pengalaman yang akan saya dapatkan akan menjadi ilmu yang sangat berguna terutama bagi saya pribadi maupun komunitas saya di Papua”. Neas Wanimbo, Awardee SDG PIPE 2019. **

Categories
Uncategorized

Menembus Pasar Modern Melalui Sertifikasi PIRT dan Label Halal

Press Release

Menembus Pasar Modern Melalui Sertifikasi PIRT dan Label Halal

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Bekasi, H. Abdilah, menginginkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah dapat terus meningkatkan pemasaran produk lokal. “Koperasi ini merupakan ujung tombah yang menjadi roda perekomian penentuan kesejahteraan masyarakat, produk lokal harus dapat bersaing karena itulah penting pelatihan sertifikasi PIRT dan Label Halal ini”. Kata Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi H. Abdilah pada pembukaan acara bertajuk Pelatihan Sertifikasi PIRT dan Label Halal untuk Menembus Pasar Modern di D’Kampung Resto, Gn Putri Bogor, Rabu 23 Oktober 2019 yang diselenggarakan oleh Koperasi Selera (Sejahtera Lestari Rahardja) dan Public Interest Research & Advocacy Center (PIRAC) dengan dukungan Nama Foundation.

Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi H. Abdilah pada pembukaan acara .

Salah satu cara untuk memiliki daya saing produk pelaku UMKM di Bekasi adalah legalitas produk yang mereka hasilkan, utamanya untuk pangan, dengan memegang izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, dan juga sertifikasi halal yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI), termasuk didalamnya BBPOM.

“Bila produk anggota Koperasi Selera ini sudah tersertifikasi P-IRT dan Halal maka kita bisa membuat conner atau gerai produk sendiri, dijual secara langsung sendiri baik melalui online atau offline, tidak lagi bergantung dengan retail, karena seringkali UMKM inilah yang memodali pengusaha besar seperti retail ini.” ujar Ibu Hj Ir. Osmena Gunawan dari LPPOM MUI yang menjadi salah satu narasumber pelatihan ini.

Ibu Hj Ir. Osmena Gunawan dari LPPOM MUI

Pelatihan yang  diikuti oleh 40 orang dari anggota dari Koperasi Selera ini merupakan pelatihan yang menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikasi industri P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga). “Pelatihan ini dimaksud untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi ke anggota koperasi untuk dapat mengelola dan mengolah industri rumahtanggannya sesuai dengan standar baku. Diharapkan kedepan semua anggota koperasi selera yang merupakan koperasi produsen ini memiliki sertifikasi PIRT dan label halal, sehingga produknya dapat diterima dan bersaing di pasar modern terutama muslim milenial” ujar Nor Hiqmah dari PIRAC dalam pidato sambutan pembukaan pelatihan.

Pembicara dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi Bapak Agung Kurniawan, Apt

Pelatihan ini selain menghadirkan narasumber dari LPPOM MUI, juga menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi yaitu A. Rudi Hartono dan Agung Kurniawan, Apt. ada 4 (empat) materi yang disampaikan oleh kedua pembicara dari Dinas Kesehatan kota Bekasi ini yaitu: 1) cara memproduksi pangan yang baik (CPPB) IRT, 2) Hiegien dan Sanitasi, 3) Penendalian proses untuk mengatasi bahaya, dan 4) Cara pengurusan untuk mendapatkan sertifikasi  P-IRT. **

Categories
Uncategorized

Lowongan Kerja Staf Riset

PUBLIC INTEREST RESEARCH AND ADVOCACY CENTER (PIRAC), sebuah organisasi nirlaba yang bergerak dalam pengembangan filantropi, mobilisasi sumber daya dan pengembangan sektor nirlaba di Indonesia membutuhkan Staf  Peneliti dan Manajer Training dengan tugas dan kualifikasi sebagai berikut:

Staf  Riset (SR)

Tugas Pokok:

  • Membuat perencanaan strategis penelitian
  • Membuat desain penelitian
  • Melakukan penelitian dokumen dan lapangan (wawancara, pengamatan, dan pembuatan field note)
  • Membuat laporan hasil penelitian
  • Membangun mitra jaringan di daerah-daerah guna melancarkan program penelitian
  • Monitoring pelaksanaan kegiatan penelitian
  • Membuat laporan kegiatan penelitian
  • Menulis artikel kajian untuk publikasi mingguan, bulanan, maupun tahunan, serta tugas terkait penelitian dan pengembangan kelembagaan

Kualifikasi:

  • Pria/Wanita, berusia maksimal 35 tahun
  • Pendidikan minimal S1
  • Punya kemampuan dan pengalaman dalam mendesain penelitian
  • Menguasai pendekatan penelitian baik kuantitatif dan kualitatif
  • Memahami dan menguasai riset pemasaran (marketing research) lebih diutamakan
  • Mampu melakukan analisis statistika dan penggunaan software SPSS
  • Mampu menulis laporan penelitian dan karya ilmiah lainnya
  • Meminati penelitian dan kajian tentang filantropi, organisasi masyarakat sipil, CSR dan sektor nirlaba secara umum
  • Mampu berbahasa Inggris, diutamakan aktif
  • Memiliki kemampuan manajerial yang baik
  • Kreatif, aktif dan bisa bekerja sama dalam tim
  • Memiliki pengalaman kerja di lembaga riset, pusat studi atau LSM lebih diutamakan
  • Menguasai pengelolaan internet (web, sosmed, dll) lebih diutamakan

Surat Lamaran dilengkapi dengan daftar riwayat hidup lengkap dan dokumen pendukung lainnya dikirimkan via email ke : pirac@pirac.org dengan subyek Rekrutmen SR untuk Staf Riset ditujukan kepada HRD PIRAC paling lambat 7 Nopember 2019.

Hanya pelamar yang memenuhi kualifikasi yang akan dipanggil untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya.