Batch 2 : Pelatihan “Corporate Fundraising Based on ISO 26000 – Desember 2015

ISO 26000 – Guidance on social responsibility (panduan tanggung jawab sosial) merupakan suatu standar yang memuat panduan perilaku bertanggung jawab sosial bagi organisasi guna berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. ISO 26000 menjadi salah satu standar yang dirujuk oleh perusahaan dalam merancang dan mengembangkan program CSR atau tanggung jawab sosialnya. Pemahaman terhadap ISO 26000 tidak hanya penting bagi perusahaan, tapi juga pegiat organisasi sosial (LSM, yayasan dan LAZIS/BAZIS) yang ingin bermitra dan menggalang dukungan dari perusahaan melalui skema CSR.

Perusahaan merupakan salah satu mitra potensial bagi organisasi nirlaba/sosial dalam mengembangkan program-program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Hasil Penelitian PIRAC (Public Interest Research and Advocacy Center) dan Dompet Dhuafa tahun 2014 tentang trend filantropi perusahaan di tahun 2013, mencatat jumlah sumbangan yang disalurkan perusahaan mencapai Rp 8,6 trilyun atau sekitar 718 milyar per bulan. Kegairahan perusahaan dalam melaksanakan CSR ini bisa dimanfaatkan oleh organisasi nirlaba (LAZIS/BAZIS, LSM, yayasan, ORMAS/Orsos) untuk menggalang dukungan dan kemitraan dengan perusahaan. Organisasi nirlaba bisa membantu perusahaan untuk menjalankan program-program sosialnya.

Sekolah Fundraising PIRAC mengundang anda/lembaga anda sebagai peserta Pelatihan Corporate Fundraising Training based ISO 26000 pada:
Hari/Tanggal : Selasa – Kamis, 08 – 10 Desember 2015
Tempat : Wisma Bina Warga, Cisarua – Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Pelatihan ini memberikan teori dan ruang praktek untuk mengimplementasikan strategi yang aplikatif dengan mempertemukan langsung dengan perusahaan. Bonus hasil penelitian Pirac terbaru tahun 2014 tentang Trend Filantropi Perusahaan. Info lengkap dapat dibaca di kerangka acuan yang telah kami lampirkan.

Happy Fundraising.
Kontak Person :
Kantor PIRAC : 0217756071|Mahmudah 087876284287|Sri suparti 085634771533

Belajar Menggalang Kemitraan dengan CSR Perusahaan

Momentum kegairahan perusahaan dalam melaksanakan CSR ini dimanfaatkan oleh kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan untuk menggalang dukungan dan kemitraan dengan perusahaan. Untuk menyiapkan aparat dalam menjalin kemitraan dengan perusahaan, pada tanggal 28 September – 1 Oktober 2015, Promkes Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Sekolah Fundraising PIRAC IMG-20151002-WA0005 menyelenggarakan Pelatihan Penggalangan Kemitraan Perusahaan melalui Program CSR Bidang Kesehatan.
Pada hari terakhir pelatihan, peserta diminta untuk praktek menggalang kemitraan melalui program CSR dengan melakukan audiensi dan presentasi langsung tawaran program di hadapan direksi program CSR perusahaan.

Pada sesi praktek lapangan ini peserta dibagi menjadi 2 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 8 peserta yang didampingi oleh 2 fasilitator. Satu kelompok bertugas presentasi di perusahaan Danone dan yang lainnya presentasi di PT Adaro. Sebelum menggalang kemitraan, peserta diminta mempelajari karakterisitik perusahaan, visi misi perusahaan dan merumuskan program yang akan ditawarkan ke perusahaan sesuai dengan keberminatan perusahaan terhadap isu kesehatan. Kelompok yang ditugaskan untuk presentasi di perusahaan Danone menawarkan program sarapan sehat. Sementara kelompok yang bertugas di PT Adaro menawarkan program Kampung Sehat 100 – 0 – 100.

PT Adaro menyambut baik inisiatif Promkes kementrian Kesehatan untuk menjalin kemitraan dengan CSR. “ini adalah inisiatif yang sangat kami tunggu, kami sangat apreciate, karena biasanya kamilah yang selalu mendatangi pemerintah untuk penawaran kemitraan ini, sehingga bila ini benar-benar bisa dilakukan di daerah, tentu sangat membantu kami” tegas Ghufron Sholihin selaku Manajer CSR PT Adaro Energy, Tbk, ketika menemui peserta pelatihan saat praktek lapangan di ruang pertemuan PT Adaro. Ketika melakukan kunjugan di PT Adaro, selain Ghufron Sholihin, peserta juga disambut dan ditemui oleh Dr Ignatius Iryanto selaku CSR Program manager dari Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN), dan Okti Damayanti, Direktur YABN.

Hal terpenting dalam menggalang kemitraan adalah kesamaan visi misi dan tujuan program. Karena itulah mengenali strategi CSR dari perusahaan menjadi langka awal ketika ingin menggalang kemitraan dengan perusahaan. “Memahami strategi CSR dan motive perusahaan ketika melakukan CSR menjadi prasyarat untuk mensinergikan program perusahaan. Sehingga kita tahu bahwa program yang ditawarkan ini merupakan program yang in line dengan perusahaan, memperkuat program perusahaan atau inovasi baru ” jelas Okti Damayanti. Tips lain yang diberikan ketika belajar dengan PT Adaro terkait dengan penggalangan kemitraan dengan perusahaan ini adalah bahwa memberikan penawaran benefits yang tangible. “tawarkan keuntungan pada perusahaan dengan menonjolkan kekuatan yang dimiliki oleh dinas atau pemda setempat seperti resources dinas, kebijakan, kepastiaan koordinasi, mobilisasi resourses dll untuk kemudahan pelaksanaan program CSR persusahaan” ungkap Dr. Ignatius Iryanto.

Dari diskusi dengan PT Adaro ini banyak sekali pembelajaran yang bisa ditarik peserta pelatihan seperti bahwa untuk menggalang kemitraan dengan dunia usaha penting adanya komitmen dari Pemda dalam bentuk kebijakan, pola relasi dan koordinasi yang jelas dan setara juga leading sektor untuk pelaksanaan program CSR. Bila hal-hal tersebut bisa diimplementasikan di lapangan, pastinya persuhaan akan menyambut bagik sinergi program dan kemitraan dengan pemerintah lokal di bidang kesehatan.

PELATIHAN PENGGALANGAN KEMITRAAN PERUSAHAAN

IMG-20151004-WA0005
Bidang kesehatan dalam beberapa tahun terakhir banyak menyedot perhatian masyarakat. Jaminan perlindungan kesehatan menjadi komitmen pemerintah yang harapannya bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Hal ini berkolerasi dengan Visi Indonesia Sehat Tahun 2025. Seluruh lapisan masyarakat Indonesia diharapkan dapat mencapai hak hidup sehat melalui sistem kesehatan yang terjamin dalam
lingkungan yang sehat, perilaku masyarakat proaktif memelihara kesehatannya
dan mampu mengakses pelayanan kesehatan yang bermutu. Inilah mandat yang tertera
dalam kebijakan pembangunan jangka panjang bidang kesehatan tahun 2005-2025.

Untuk mewujudkan visi dan misi indonesia sehat dibutuhkan irisan sinergi tiga pihak: Pemerintah, swasta dan masyarakat sipil. Kemitraan antara pemerintah, swasta dan masyarakat diharapkan dapat mendorong terwujudnya Indonesia sehat demi memenuhi hak rakyat bidang kesehatan. Sinergi antar sektor dalam sebuah kemitraan dan program yang sinergis merupkan cerminan dari tata pemerintahan yang baik. Oleh karena itu, kolaborasi pemerintah, dengan LSM (masyarakat sipil) dan corporate/perusahaan/swasta dalam program CSR menjadi berpotensi untuk mendorong kemitraan dalam bidang kesehatan secara bekelanjutan.

Dukungan sektor swasta dalam hal ini perusahaan melalui program CSRnya diharapkan dapat mempercepat hak-hak rayat di bidang kesehatan. Untuk itu Kementerian Kesehatan melalui Pusat Promosi Kesehatan perlu menggalang, meningkatkan dan memantapkan kerjasama yang berkesinambungan dengan dunia usaha. Selain itu perusahaan yang melaksanakan Program CSR perlu berbagi dan membahas bersama dengan pemerintah guna memperoleh informasi perkembangan Program CSR.

Dalam upaya menjaring Program CSR dari dunia usaha, perlu peningkatan kapasitas tenaga kesehatan khusunya tenaga promosi kesehatan dalam menggalang CSR. Untuk itu dilakukan pelatihan penggalangan kemitraan perusahaan melalui program CSR bidang kesehatan. Pelatihan ini dilakukan Kementerian Kesehatan melalui Pusat Promosi Kesehatan bekerjasama dengan Sekolah Fundraising PIRAC pada hari Senin hingga Kamis, tanggal 28 September 2015 sampai 1 Oktober 2015. Pelatihan ini difasilitasi oleh narasumber sekaligus fasilitator dari Sekolah Fundraising PIRAC yaitu Hamid Abidin dan Nor Hiqmah serta dari Pusdiklat Kementerian Kesehatan yaitu Bapak Ramotan Gultom yang memberikan input penajaman materi pelatihan untuk penyempurnaan modul pelatihan tersebut.

Pelatihan yang bertempat di Pusdiklat Kementerian Kesehatan di Jl. Hang Jebat Jakarta ini menyajikan berbagai materi dari pengenalan konsep CSR, tahapan kerja membangun kemitraan dengan CSR perusahaan, penulisan proposal hingga praktek lapangan penawaran kemitraan langsung ke 2 perusahaan, yaitu PT Adaro Energy dan PT Danone Aqua. Pada akhir pelatihan, dari hasil pre dan post tes, menunjukkan bahwa peserta pelatihan telah mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan terkait dengan membangun kemitraan dengan CSR persuhaan. Ke depan diharapkan ada inisiatif-inisiatif dari dinas kesehatan baik di tingkat kota/kabupaten dan propinsi untuk menjalin kerjasama dan sinergi program dengan dunia usaha di bidang kesehatan sehingga masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang mudah, murah dan bermutu.

Pergantian Direktur PIRAC

Foto tulisan pergantian direktur PIRAC

Dengan berakhirnya periodisasi kepengurusan pelaksana harian PIRAC, bersama ini kami sampaikan kepada seluruh mitra kerja PIRAC, Sekolah Fundraising PIRAC dan Piramedia, bahwa Dewan Pengurus PIRAC telah menetapkan Sdri. Nor Hiqmah yang sebelumnya menjabat sebagai Manajer Program Pelatihan PIRAC sebagai Direktur Eksekutif PIRAC yang baru untuk periode kepengurusan 20015-2018.

Kepada Sdr. Hamid Abidin, yang telah menyelesaikan masa jabatan Direktur Eksekutif selama 2 periode yaitu periode 2009 – 2015 dengan sangat baik, Pengurus Yayasan dan seluruh Staf PIRAC menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas usaha dan kerja yang sudah dibuat untuk lembaga ini. Sdr Hamid Abidin selanjutnya akan mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pengurus Yayasan PIRAC.

Yayasan PIRAC juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang selama ini telah terjalin. Kamiberharap semoga hubungan baik tersebut dapat terus terjalin dengan baik dan dapat ditingkatkan pada masa yang akan datang.

Sumber: Surat manager Office Pirac No. 01/Yay-PRC/IX/2015 hal Pemberitahuan direktur eksekutif pirac

Lowongan Research Manager di PIRAC

PUBLIC INTEREST RESEARCH AND ADVOCACY CENTER (PIRAC), sebuah organisasi nirlaba independen yang bergerak dalam pengembangan filantropi, mobilisasi sumberdaya, kemitraan lintas sektor dan penguatan sektor nirlaba di Indonesia membuka kesempatan bagi warga Indonesia untuk bergabung dan mengembangkan diri sebagai Research Manager.

Tugas Pokok

· Menjalankan fungsi koordinator dalam penelitian.
· Melakukan perencanaan, pelaksanaan serta monev penelitian PIRAC.
· Melakukan pengumpulan data (kajian pustaka, wawancara, pengamatan dan FGD).
· Melakukan analisis data dan menulis laporan hasil penelitian.
· Membangun komunikasi yang baik di internal tim serta mengembangkan mitra jaringan di berbagai daerah guna melancarkan program penelitian.
· Menulis artikel kajian untuk publikasi mingguan, bulanan, maupun tahunan, serta tugas terkait penelitian dan pengembangan kelembagaan.

Kualifikasi

ü Pria, berusia maksimal 35 tahun.
ü Pendidikan minimal S1.
ü Punya kemampuan dan pengalaman dalam menyusun desain penelitian.
ü Menguasai pendekatan/ metodologi penelitian, khususnya kuantitatif.
ü Memahami dan menguasai riset pemasaran (marketing research) lebih diutamakan.
ü Mampu melakukan analisis statistika dan penggunaan software SPSS.
ü Mampu menulis laporan penelitian dan karya ilmiah lainnya.
ü Meminati penelitian dan kajian tentang sector nirlaba, khususnya tentang filantropi, organisasi masyarakat sipil, CSR dan kemitraan multi pihak.
ü Mampu berbahasa Inggris aktif.
ü Memiliki kemampuan manajerial yang baik.
ü Kreatif dan Bisa bekerjasama dalam tim.
ü Memiliki pengalaman kerja di lembaga riset, pusat studi atau LSM lebih diutamakan.
ü Menguasai pengelolaan internet (web, sosmed, dll) lebih diutamakan.

Kirimkan Surat Lamaran dilengkapi dengan CV via email ke : pirac@pirac.org serta ditujukan kepada HRD PIRAC paling lambat 10 Agustus 2015.

Hanya pelamar yang memenuhi kualifikasi yang akan dipanggil untuk mengikuti proses seleksi.

Salam,

HRD PIRAC
JL. M. ALI NO. 2, RT 003/004, KEL. TANAH BARU, BEJI, DEPOK 16426
TELP/ FAX. 62-21-7756071
Email: pirac@pirac.org
Website www.pirac.org / www.sekolahfundraising.com

Undangan Public Expose Trend Corporate Philanthropy in Indonesia: Perkembangan dan Perbandingan

Undangan Publik Expo 15 Juni 2015

Riset PIRAC dan Dompet Dhuafa mencatat 400 perusahaan mengalokasikan beragam bentuk sumbangan pada tahun 2014 dengan nilai sumbangan mencapai  Rp 23,5 triliun atau rata-rata Rp 1,96 triliun per bulan. Program apa saja yang didukung? Bagaimana mekanisme penyalurannya? Organisasi apa saja yang menjadi mitra? Cari tahu trend dan karakteristik Filantropi perusahaan yang diulas dalam riset ini. Public Expose ini penting bagi semua lembaga yang ingin bermitra dengan perusahaan.

GRATIS TEMPAT TERBATAS Mohon bisa konfirmasi

Senin, 15 Juni 2015,
Pkl. 12.30 – 15.30 WIB
(Diawali makan siang bersama)
Kedai Tjikini 17
Jl. Cikini Raya No. 17 Jakarta Pusat

Konfirmasi:
Ninik Annisa Hp. 08158016221.
Sri Suparti Hp. 085694771533,
Tlp/fax. 021– 7756071
email: pirac@pirac.org

Lowongan Researcher & Associate Researcher di PIRAC

PUBLIC INTEREST RESEARCH AND ADVOCACY CENTER (PIRAC), sebuah organisasi nirlaba independen yang bergerak dalam pengembangan filantropi, mobilisasi sumberdaya, kemitraan lintas sektor dan penguatan sector nirlaba di Indonesia membuka kesempatan bagi warga Indonesia untuk bergabung dan mengembangkan diri sebagai Researcher dan Associate Researcher

TugasPokok
• Membantu proses perencanaan, pelaksanaan serta monev penelitian PIRAC
• Melakukan pengumpulan data (kajian pustaka, wawancara, pengamatan dan FGD)
• Melakukan analisis data dan menulis laporan hasil penelitian
• Membangun mitra jaringan di daerah-daerah guna melancarkan program penelitian
• Menulis artikel kajian untuk publikasi mingguan, bulanan, maupun tahunan, serta tugas terkait penelitian dan pengembangan kelembagaan

Kualifikasi
• Pria/Wanita, berusia maksimal 35 tahun
• Pendidikan minimal S1
• Punya kemampuan dan pengalaman dalam menyusun desain penelitian
• Menguasai pendekatan/ metodologi penelitian, khususnya kuantitatif
• Memahami dan menguasai riset pemasaran (marketing research) lebih diutamakan
• Mampu melakukan analisis statistika dan penggunaan software SPSS
• Mampu menulis laporan penelitian dan karya ilmiah lainnya
• Meminati penelitian dan kajian tentang sector nirlaba, khususnya tentang filantropi, organisasi masyarakat sipil, dan CSR dan kemitraan multi pihak
• Mampu berbahasa Inggris, baik aktif maupun pasif
• Memiliki kemampuan manajerial yang baik
• Kreatif dan Bisa bekerjasama dalam tim
• Memiliki pengalaman kerja di lembaga riset, pusat studi atau LSM lebih diutamakan
• Menguasai pengelolaan internet (web, sosmed, dll) lebih diutamakan

Hanya pelamar yang memenuhi kualifikasi yang akan dipanggil untuk mengikuti proses seleksi

PIRAC
Salam,

HRD PIRAC
JL. M. ALI NO. 2, RT 003/004
KEL. TANAH BARU, BEJI
DEPOK 16426
TELP/ FAX. 62-21-7756071
Email: pirac@pirac.org
Website www.pirac.org / www.sekolahfundraising.com

CREATIVE FUNDRAISING FOR WOMEN & CHILDREN’S EMPOWERMENT IN MATARAM

Training Mataram

Sekolah Fundraising Pirac bekerjasama dengan LPA Lombok dan Somasi bermaksud mengundang anda untuk mengikuti pelatihan Fundraising.

Program pemberdayaan perempuan dan anak saat ini mulai menjadi perhatian publik dan sektor swasta/perusahaan. Kegiatan fundraising untuk program pemberdayaan perempuan dan anak yang dilakukan oleh organisasi perempuan, yayasan sosial atau OPZ (Organisasi Pengelola Zakat) juga mendapatkan dukungan/sumbangan yang cukup siginifikan.

Selain itu, Perempuan juga menjadi segmen donatur yang potensial dan prospektif. Hasil survei PIRAC menunjukkan tingkat kedermawaan kaum perempuan cukup tinggi yakni 99,7%, dengan rata-rata sumbangan mencapai Rp. 843.436/orang/tahun. Tak hanya individu perempuan, dukungan untuk program pemberdayaan perempuanpun dan anak datang dari perusahaan lewat CSR-nya, donor internasional maupun pemerintah.Potensi sumber daya dan dana ini sayangnya belum digalang dan dayagunakan secara optimal

Seberapa besar peluang dukungan untuk program perempuan dan anak ini? Dari mana saja sumber-sumber pendanaan untuk program perempuan dan anak? bagaimana strategi penggalangannya? Apa saja yang harus
disiapkan untuk memobilisasi dukungan untuk program perempuan dan anak? Semua seluk beluk terkait penggalangan dukungan untuk program perempuan dan anak ini akan dikupas dalam training dan outbound:

Creative Fundraising For Women & Children’s Empowerment, yang akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal : Selasa – Kamis, 7 – 9 April 2015
Tempat : Hotel Grand Legi Mataram Jl. Sriwijaya 81 Mataram Lombok 83351 Mataram

Training ini akan mengajarkan kiat praktis menggalang donasi dan dukungan dari kaum perempuan sebagai salah satu donatur prospektif. Training juga bisa menjadi media pembelajaran bagi organisasi sosial (LSM, organisasi perempuan, yayasan, LAZIS/BAZIS) yang ingin menggalang dukungan untuk program pemberdayaan perempuan. Training ini akan mengantarkan anda untuk memahami cara bekerja pengalangan, sumberdaya secara kreatif dan inovatif.

Info lebih lanjut hubungi :
Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB
Tlp. 0370 – 639045
email : lpantb02@hotmail.com
http ://www.lpantb.org/
Kontak Person:
Masnawati Hp. 081997766444

SOMASI NTB (Solidaritas Masyarakat Untuk Transparansi Nusa Tenggara Barat)
Email : office@somasintb.org
Web : http://www.somasintb.org
Kontak Person:
Ida Hp. 0818364772

CORPORATE FUNDRAISING TRAINING BASED ON ISO 26000

ISO 26000 – Guidance on social responsibility (panduan tanggung jawab sosial) merupakan suatu standar yang memuat panduan perilaku bertanggung jawab sosial bagi organisasi guna berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. ISO 26000 menjadi salah satu standar yang dirujuk oleh perusahaan dalam merancang dan mengembangkan program CSR atau tanggung jawab sosialnya.
Pemahaman terhadap ISO 26000 tidak hanya penting bagi perusahaan, tapi juga pegiat organisasi sosial (LSM, yayasan dan LAZIS/BAZIS) yang ingin bermitra dan menggalang dukungan dari perusahaan melalui skema CSR. Perusahaan merupakan salah satu mitra potensial bagi organisasi nirlaba/sosial dalam mengembangkan program-program sosial dan pemberdayaan masyarakat. Hasil Penelitian PIRAC (Public Interest Research and Advocacy Center) dan Dompet Dhuafa tahun 2014 tentang trend filantropi perusahaan di tahun 2013, mencatat jumlah sumbangan yang disalurkan perusahaan mencapai Rp 8,6 trilyun atau sekitar 718 milyar per bulan. Sumbangan tersebut disalurkan oleh 455 perusahaan untuk mendukung 1856 program sosial. Hasil penelitian juga menggambarkan selain menyalurkan sendiri sumbangan sosialnya, Perusahaan mulai banyak melibatkan pihak ketiga sebagai mitra dalam melakukan kegiatan filantropi (43%). Lembaga yang banyak dipilih sebagai mitra adalah LSM, OPZ (Organisasi Pengelola Zakat), perguruan tinggi, Ormas, dll.

Momentum kegairahan perusahaan dalam melaksanakan CSR ini bisa dimanfaatkan oleh organisasi nirlaba (LAZIS/BAZIS, LSM, yayasan, ORMAS/Orsos) untuk menggalang dukungan dan kemitraan dengan perusahaan. Organisasi nirlaba bisa membantu perusahaan untuk menjalankan program-program sosialnya.

Bagaimana memanfaatkan pemahaman mengenai ISO 26000 dalam menggalang dukungan dan kemitraan dengan perusahaan melalui skema CSR? Bagaimana memikat hati perusahaan untuk dapat bekerja sama dengan organisasi anda? Program dan skema kemitraan apa saja yang bisa ditawarkan? Ikutilah Corporate Fundraising Training yang akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal : Selasa – Kamis, 31 Maret – 2 April 2015
Tempat : Wisma Bina Warga, Cisarua – Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Corporate fundraising training adalah salah satu sarana bagi lembaga maupun organisasi sosial (LSM, NGO, LAZ, Ornop) untuk memanfaatkan potensi sumber dana dari perusahaan. Training ini akan mengantarkan anda untuk memahami cara bekerja sama dengan perusahaan. Kami memberikan teori dan ruang praktek untuk mengimplementasikan strategi yang aplikatif dengan mempertemukan langsung dengan perusahaan. Kami juga memberikan Bonus hasil penelitian Pirac terbaru tahun 2014 tentang Trend Filantropi Perusahaan. Info lengkap dapat dibaca di kerangka acuan yang telah kami lampirkan.

Info lebih lanjut hubungi :

Sekolah Fundraising PIRAC
CRAZY (Creative Amazing EasY)

Jl. M Ali No. 2 RT 003 RW 004 Kel. Tanah Baru, Beji, Depok 16426
Phone/Fax : 021 – 7756071
Nor Hiqmah : 08159508292 Bahriatul Jannah : 0856 9764 1384
email Training Corporate 2015 : pirac@pirac.org sekolahfundraising@gmail.com
website : http://pirac.org/ http://sekolahfundraising.com/

SF PIRAC Gelar Fundraiser Development Batch III di UIN

IMG-20140918-03169Sekolah Fundraising PIRAC menggelar program Fundraiser Development Batch III di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta pada Kamis 18 September 2014. Program tersebut dihadiri oleh 53 peserta yang terdiri dari fresh graduated serta mahasiswa dan mahasiswi. BATCH III ini merupakan undangan terbuka yang diperuntukkan bagi civitas dan alumni departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Islam Negeri Jakarta. Continue reading